Cerita Asmara Berakhir Order Semu Gojek -->

Cerita Asmara Berakhir Order Semu Gojek

Kamis, 13 Juli 2017


 Sabtu, 8 Juli 2017, dari sore hingga malam, rumah di bilangan Pisangan Baru Utara, Matraman, Jakarta Timur masih sepi. Di tempat itulah, Julianto Sudrajat alias Jajat tinggal.

Menurut tetangga di sampingnya, rumah itu sepi sejak siang. Jajat sempat terlihat pergi meninggalkan kediamannya.

"Pagi tadi masih ada. Tapi kayaknya tadi pergi dari siang. Emang banyak yang cari Jajat," ucap tetangga Jajat, Sabtu, 8 Juli 2017.

Pegawai bank di kawasan Matraman, Jakarta Timur, itu mendadak diburu wartawan. Pengakuannya yang menjadi korban dari order jasa antar makanan berbasis aplikasi online Gojek menjadi viral.

Puluhan makanan tidak bertuan datang padanya. Ada sejumlah pesanan makanan via Gofood yang datang dialamatkan padanya tanpa tahu siapa pengirim dan tanpa persetujuan.

Hasilnya, ia mengalami kerugian finansial. Kondisi yang kurang lebih sama juga menimpa pihak Gojek.

Jajat bahkan telah melakukan klarifikasi terkait hal tersebut sekaligus meminta maaf. Ternyata Jajat tidak sendiri. Ada petugas Penanganan Sarana dan Prasarana Umum (PPSU) juga mengalami kondisi yang sama.

Salah satu anggota pasukan oranye itu bernama Ahmad Maulana. Ia bahkan melaporkan kasus ini ke Polsek Tanah Abang. Namun, Kanit Reskrim Polsek Metro Tanah Abang Kompol Mustakim mengaku belum menerima laporan itu.

"Belum ada. Belum ada laporan (order fiktif gojek) yang masuk ke kantor," ucap Mustakim kepada Liputan6.com, Sabtu, 8 Juli 2017.