Nadira terkejut lalu meminta suaminya menurunkan kecepatan laju mobilnya yang disopiri dengan kencang. Nadira melihat ada sebuah mobil polisi berjaga di pinggir jalan, dekat semak-semak kawasan Widang, Tuban, menuju arah Lamongan. Sang suami menurut saja.
Nadira cemas mobil polisi tersebut mengejar atau bahkan menilang mobil suaminya yang memang melaju sangat cepat di jalan lurus panjang dan cukup sepi tersebut. Tapi setelah melewati mobil itu, Nadira baru sadar jika mobil polisi tersebut tidak bergerak.
Nadira menoleh ke belakang ke arah mobil tersebut. Perempuan berjilbab itu terkejut. Ternyata mobil polisi itu bukan mobil polisi sungguhan. Itu adalah sebuah triplek yang dibentuk menyamai mobil polisi dan ditempel gambar mobil polisi di atasnya.
Nadira dan suami hanya bisa tertawa setelah mereka tahu telah tertipu sehingga harus menurunkan kecepatan mobilnya. Nadira akhirnya sadar bahwa mobil yang dikendarai suaminya memang terlalu cepat saat tu.
"Iya kalau di lihat dari jauh seperti mobil polisi sungguhan," ucap Nadira.
Mobil tiruan polisi di pinggir jalan tersebut menjadi viral di media sosial. Banyak warga yang mengapresiasi cara agar pengguna jalan tak ngebut di jalanan. Karena sering sekali pengguna jalan mudah menjumpai mobil-mobil polisi di sekitar jalan dan mengurangi kecepatan kendaraan.
Mobil palsu tersebut adalah salah satu cara inovasi Polres Tuban untuk mencegah dan mengurangi kejadian kecelakaan lalu lintas. Tidak hanya di Widang, di daerah Jenu pun ada mobil 'jadi-jadian' serupa.
"Iya, kami sengaja memasang mobil polisi palsu itu untuk mengurangi kecelakaan" ucap Kapolres Tuban AKBP Fadly Samad saat dihubungi wartawan, Selasa (25/7/2017).

