Warga Argalingga Temukan Tengkorak Wanita di Gunung Ciremai -->

Warga Argalingga Temukan Tengkorak Wanita di Gunung Ciremai

Senin, 24 Juli 2017


Warga di Desa Argalingga, Kecamatan Argapura, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, digemparkan dengan penemuan tengkorak dan tulang belulang di Gunung Ciremai. Kerangka utuh manusia itu diduga mayat seorang perempuan yang hilang saat mendaki.

Kabidhumas Polda Jabar Kombes Pol Yusri Yunus menerangkan penemuan kerangka manusia ini berawal saat Toto Suarto (49) melakukan ritual bersama 8 orang lainnya di sebuah makam keramat yang berada di Bumi Perkemahan (Buper) Argalingga, Kamis (13/7/2017), sekitar pukul 23.00 WIB. Toto yang juga calon kades nomor urut satu ini, menurut Yusri, meminta permohonan agar dapat menang pada Pilkades.

Pada acara ritual itu berlangsung, dua orang yakni Nana dan Rudi, dirasuki roh halus yang menyebutkan jika ada tiga orang meninggal dunia di Gunung Ciremai meminta disempurnakan atau dimakamkan secara layak.

"Dan pada hari Minggu (23/4) pagi kemarin, Toto dan 17 orang berangkat memeriksa sesuai orang kemasukan (kesurupan) di makam keramat," ucap Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Yusri Yunus via pesan singkat, Senin (24/7/2017).

Kemarin siang, sekitar pukul 12.00 WIB, rombongan tersebut tiba di Hutan Kayu Marga Satwa yang berada sejajar dengan Pos 3 tepatnya di Wilayah TNGC Argalingga. Di tempat tersebut rombongan menemukan satu kerangka utuh. Namun saat akan mencari dua kerangka lainnya tiba-tiba hujan turun sehingga rombongan memutuskan untuk pulang.

Berdasarkan keterangan Toto, sambung Yusri, rombongannya saat itu menemukan kerangka berupa tengkorak dan tulang belulang yang cukup utuh.

"Diduga sudah meninggal sejak satu tahun silam. Di bagian badan terdapat kaos warna biru polet hitam, jaket hitam polet merah, bawahan rok menyerupai selimut warna biru, serta di sampingnya terdapat tas warna hitam," kata Yusri.

Sejauh ini tidak ditemukan satu petunjuk yang mengarah pada identitas korban. "Korban diduga berjenis kelamin perempuan, karena ada rok," kata Yusri.

Kerangka tersebut masih berada di lokasi pertama kali ditemukan. Evakuasi cukup sulit mengingat medan menuju lokasi harus melawati hutan lebat dan jurang terjal.

Hasil analisis sementara, menurut Yusri, korban diduga naik gunung itu lalu kesasar dan kehabisan perbekalan makan serta minum. Polisi sudah berkoordinasi dengan TNI untuk bersama-sama menyusun rencana membawa kerangka tersebut.

Polres Majalengka dan Polsek Argapura tengah melaksanakan pemetaan dan pendataan terhadap orang hilang di Gunung Ciremai. Yusri menjelaskan, rencananya Selasa (25/7/2017) pagi, tim gabungan menuju lokasi ditemukannya tengkorak dan tulang belulang.

"Petugas akan proses evakuasi ke lokasi penemuan," kata Yusri.