Mobil "Bleugatti" Milik Saksi Kunci Kasus E-KTP -->

Mobil "Bleugatti" Milik Saksi Kunci Kasus E-KTP

Sabtu, 12 Agustus 2017


BANDARA BERITA Johannes Marliem, saksi kunci korupsi e-KTP, yang diisukan meninggal dunia karena bunuh diri ternyata seorang yang hobi otomotif. Tidak setengah-setengah, yang ia sukai adalah supercar Bugatti, yang harganya menguras dompet.

Mobil Bugatti Sport Veyron 16,4 grand Sport Vitesse adalah mobil favoritnya. Bagaimana tidak, secara khusus ia punya nama panggilan "Bleugatti" yang sudah cukup diketahui kalangan pecinta supercar di Amerika Serikat (AS). Bleugatti sendiri merujuk pada mobil Bugatti berkelir biru miliknya.

Secara spesifik, mobil yang dimiliki Bleugatti adalah Bugatti Veyron 16.4 Grand Sport Vitesse. Laman bugatti.com, dikutip Minggu (13/8/2017), mendeskripsikan mobil ini sebagai "roadster produksi massal tercepat dan paling bertenaga di seluruh dunia."

Mobil ini pertama kali diperkenalkan di ajang Geneva Motor Show 2012. Sesaat setelah itu mobil sudah ludes terjual dan tidak lagi diproduksi sejak 2015 lalu.

Secara teknis, mobil ini dilengkapi dengan mesin 7.993 cc yang hasilkan tenaga raksasa, hingga 1.200 Tk pada 6.400 rpm dan torsi 1.500 Nm pada 3.000-5.000 rpm. Mesin ini disandingkan dengan transmisi tujuh percepatan DSG. Emisinya rata-rata 539 g/km.

Mesin ini mampu membuat Bugatti Veyron 16.4 Grand Sport Vitesse melaju secepat kilat. Untuk mencapai 100 km/jam dari titik nol, hanya dibutuhkan waktu 2,6 detik saja. Sementara kecepatan maksimalnya mencapai 410 km/jam. Cepat betul.

Pesona Bleugatti tidak hanya sampai situ. Sebab bisa jadi, ia adalah orang pertama yang memboyong Bugatti Veyron 16.4 Grand Sport Vitesse ke California, Amerika Serikat (AS).

Menurut laman Autogespot, mobil ini pertama kali terlihat di Beverly Hills, tempat tinggal Bleugatti, pada pertengahan 2014 lalu. Aventarari, pengunggah foto, mengatakan kalau "pemiliknya bahkan punya instagram. Gratis untuk dilihat: @Bleu_Vitesse".

Melalui rekam jejak yang seperti ini, tidak heran kalau kabar kematian Marliem juga membawa duka kepada mereka yang punya hobi sama. Banyak anggota komunitas supercar di AS mengucapkan duka di akun Instagram mereka dengan tagar #bleugatti dan #ripbleugatti.