Densus 88 Antiteror menangkap satu terduga teroris di Cilegon, Banten yang bekerja di salah industri BUMN, PT Krakatau Steel( Persero) Tbk.
Terpaut perihal itu, anggota Komisi VIII Fraksi PKB Maman Imanulhaq Faqi menganjurkan, supaya masjid- masjid di BUMN dipegang pejabat eselon yang teruji toleran serta pula mencermati khotbah yang melegakan.
" Aku usul masjid- masjid di BUMN tidak dipegang sembarang orang, sangat tidak dipegang eselon II sepangkat direktur. Biar dapat nampak jika terdapat sesuatu masjid mengarahkan mengerti radikal terorisme itu tinggal dipertanggungjawabkan merupakan direktur tersebut," kata ia, Jakarta, Jumat( 15/ 11/ 2019/).
" Saat ini masjid- masjid diberikan cuma diberikan pada cuma tukang bersih biasa tanpa diberi tanggung jawab apa juga, itu yang bahaya," tambahnya.
Ia pula mengimbau supaya pemerintah mengadakan pilih ketat menjaring ASN serta BUMN.
" Butuh terdapat pilih yang ketat untuk siapapun yang ingin masuk BUMN, ASN tercantum dites gimana komitmen kebangsaannya soal pandangan hidup pancasila soal NKRI," kata Maman.
Tadinya, Regu Densus 88 Antiteror menangkap satu terduga teroris di Cilegon, yang bekerja di salah satu Tubuh Usaha Kepunyaan Negeri( BUMN). Pegawai yang ditangkap tersebut ialah karyawan PT Krakatau Steel( Persero) Tbk.
Corporate Secretary PT Krakatau Steel( Persero) Tbk, Laki- laki Utama mengakui jika laki- laki yang ditangkap ialah karyawan yang bekerja dipihaknya. Tetapi demikian, ia membantah jika laki- laki tersebut merupakan petinggi di industri pelat merah itu.
" Kalau bersumber pada data yang kami peroleh, yang bersangkutan merupakan karyawan tingkat staf setingkat supervisor di PT Krakatau Steel( Persero) Tbk serta bukan ialah petinggi ataupun tingkat manajemen di PT Krakatau Steel( Persero) Tbk," ucap Laki- laki Utama dalam penjelasan tertulis yang diterima Liputan6. com, Kamis( 14/ 11/ 2019).
Laki- laki mengaku menyerahkan seluruhnya penindakan permasalahan tersebut kepada pihak kepolisian serta Densus 88. Ia pula menegaskan, menunjang langkah- langkah yang dicoba oleh aparatur hukum dalam rangka memerangi terorisme di Indonesia.
Memohon Kemenag Fokus Departemen Lain
Tadinya Maman memohon Menag dapat lebih fokus pada departemen lain tidak hanya Departemen Agama, karena mengerti radikal malah banyak dianut di Departemen lain.
" Aku berharap Pak Menteri terdapat koordinasi dengan sebagian departemen sebab sesungguhnya yang radikal bukan di Kemenag. Di Kemenag itu isinya kelompok- kelompok toleran, Islamnya Islam yang moderat," kata Maman di Lingkungan Parlemen Senayan, Jakarta, Kamis 7 November 2019.
Maman menyebut departemen lain itu merupakan Departemen Keuangan, Departemen BUMN, serta Kemendikbud mempunyai jajaran yang dicap radikal serta butuh dicermati serta dikoordinasikan.
" Kita amati di Kemenkeu, di BUMN, Kemendikbud, itu sahabat itu terdapat yang dicap radikal. Jadi tolong dikoordinasi," kata Maman yang pula masyarakat nahdliyin tersebut.
AGENADUQ – AGENBANDARQ – AGENCAPSUN – AGENDOMINO99 – AGENPOKERONLINE –AGENSAKONGONLINE – AGENBANDARPOKER – AGENBANDAR66
